Nasional.id – Kecelakaan maut di Jombang menewaskan dua pelajar setelah sepeda motor yang mereka tumpangi bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan di jalan raya Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (25/4/2026) dini hari. Kedua korban berinisial AN (16) dan CA (16) meninggal dunia di lokasi akibat luka berat di bagian kepala.

Korban diketahui berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario bernopol S 3037 OCT, melaju dari arah barat ke timur. Saat kejadian, keduanya diduga tengah mengikuti konvoi bersama sejumlah remaja lain di jalur tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, rombongan konvoi terdiri dari sekitar lima hingga sepuluh sepeda motor. Mereka diduga melaju dalam kecepatan tinggi sambil bercanda, hingga memenuhi badan jalan dan diduga mengganggu arus lalu lintas dari arah berlawanan.

Di waktu bersamaan, sebuah truk fuso bernopol L 8335 VJ yang dikemudikan Maulana (24), warga Nganjuk, melaju dari arah timur ke barat. Diduga karena kurang kehati-hatian, sepeda motor yang ditumpangi korban bertabrakan dengan sisi kanan truk tersebut.

Benturan keras membuat kedua korban terpental. Sepeda motor yang mereka kendarai dilaporkan menghantam bagian samping kanan kendaraan berat tersebut.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan insiden kecelakaan maut tersebut. Ia menjelaskan, posisi kendaraan menunjukkan tabrakan terjadi saat motor melaju dari barat ke timur dan bertemu truk dari arah berlawanan.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan yang terlibat, telah diamankan. Sementara itu, jenazah kedua korban dievakuasi ke RSUD Jombang, dan sopir truk tengah dimintai keterangan lebih lanjut. ***