Nasional.id – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini Rabu 8 April 2026, mencatatkan lonjakan harga yang sangat signifikan.

Berdasarkan pantauan langsung dari laman resmi Logam Mulia, Rabu (8/4/2026) pagi, harga emas melambung tinggi ke level baru.

​Hingga pukul 08.56 WIB, harga emas Antam dipatok sebesar Rp2.900.000 per gram. Nilai ini menunjukkan kenaikan fantastis sebesar Rp50.000 dibandingkan posisi pada Selasa (7/4) kemarin yang masih berada di angka Rp2.850.000 per gram.

​Kenaikan harga yang tajam ini juga diikuti oleh harga pembelian kembali atau buyback. Antam menetapkan harga buyback hari ini di level Rp2.664.000 per gram.

Lonjakan harga ini tentu menjadi momentum menarik bagi para pemilik emas yang ingin merealisasikan keuntungan dari simpanan investasi mereka.

​Berikut ini tabel harga emas batangan tersebut, perbandingan harga pada Selasa vs Rabu:

Ukuran Gram Harga Hari Ini (8 Apr) Harga Kemarin (7 Apr)
0,5 Gram Rp1.500.000 Rp1.475.000
1 Gram Rp2.900.000 Rp2.850.000
2 Gram Rp5.740.000 Rp5.640.000
3 Gram Rp8.585.000 Rp8.435.000
5 Gram Rp14.275.000 Rp14.025.000
10 Gram Rp28.495.000 Rp27.995.000
25 Gram Rp71.112.000 Rp69.862.000
50 Gram Rp142.145.000 Rp139.645.000
100 Gram Rp284.212.000 Rp279.212.000
250 Gram Rp710.265.000 Rp697.765.000
500 Gram Rp1.420.320.000 Rp1.395.320.000
1.000 Gram Rp2.840.600.000 Rp2.790.600.000

Perlu menjadi catatan, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan tetap terikat pada aturan pajak.

Untuk penjualan kembali emas dengan nominal di atas Rp10 juta, pemegang NPWP dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen, sementara non-NPWP dikenakan 3 persen yang akan dipotong langsung dari nilai buyback.

Sebagai tambahan informasi, setiap pembelian emas batangan resmi dari Antam akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP, dan 0,9 persen bagi mereka yang tidak menyertakan NPWP.

Setiap transaksi wajib disertai dengan bukti potong pajak sebagai jaminan transparansi.
​Mengingat harga emas bersifat fluktuatif dan dipengaruhi oleh sentimen ekonomi global, masyarakat disarankan untuk terus memantau pergerakan harga secara harian sebelum melakukan investasi. ***