Namun, secara visual, varian reguler memberikan pengalaman yang jauh lebih superior.
Oppo Reno 16 5G dibekali resolusi tajam 1216 x 2640 piksel, tingkat kecerahan puncak (peak brightness) hingga 1800 nits, serta perlindungan kaca tangguh Gorilla Glass 7i.
Di sisi lain, Oppo Reno 16c 5G harus puas dengan bentang layar yang sedikit lebih lebar (6,57 inci banding 6,32 inci), namun dengan resolusi yang lebih rendah di angka 1080 x 2372 piksel.
Tingkat kecerahannya pun mentok di 1400 nits dengan proteksi kaca buatan AGC DT-Star D+. Beruntung, kedua perangkat ini telah mengantongi sertifikasi ketahanan debu dan air level tertinggi, yakni IP68/IP69K.
Di sektor performa, Oppo menanamkan dua otak digital dari produsen berbeda. Varian Reno 16c 5G mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7300 (4nm) yang dipadukan dengan GPU Mali-G615 MC2 serta konfigurasi RAM berteknologi LPDDR4X.
Menariknya, varian ini masih mempertahankan slot kartu memori eksternal (card slot) untuk mengekspansi ruang penyimpanan.
Sementara itu, sang kakak yakni Reno 16 5G, dipersenjatai oleh dapur pacu yang jauh lebih bertenaga, Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4 (4nm).
Kinerjanya disokong oleh GPU Adreno 722 dan tipe RAM yang jauh lebih cepat, LPDDR5X. Meskipun sama-sama membawa kapasitas penyimpanan internal (storage) sebesar 256 GB berbasis UFS 3.1, Oppo Reno 16 5G tidak lagi menyediakan slot memori eksternal.
Untuk urusan perangkat lunak, kedua ponsel ini dipastikan siap meluncur dengan sistem operasi berbasis Android 16 serta jaminan pembaruan masa pakai hingga 5 kali OS updates.
Bagi para pencinta fotografi mobile, perbedaan konfigurasi kamera kedua perangkat ini patut menjadi pertimbangan utama.


Tinggalkan Balasan