Pemerintah Kabupaten Bantaeng bekerjasama dengan Mahasiswa Program Studi Keperawatan dan D3 Keperawatan STIKES Panakukang Makassar melaksanakan kegiatan Simulasi Penanganan Bencana.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng. Kamis (29 Januari 2026).
Simulasi bencana tersebut mengusung tema “Kebakaran Kapal Motor Sabuk Jinjing”.
Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat bencana khususnya kecelakaan transportasi laut.

Sebanyak kurang lebih 200 peserta terlibat dalam simulasi ini yang terdiri dari berbagai instansi dan unsur terkait, antara lain:
Dinas Perhubungan.
BPBD.
Dinas Kesehatan.
Pemadam Kebakaran.
Satpol PP.
Tagana Dinas Sosial.
Basarnas.
TNI–Polri.
BSB 119.
Mahasiswa STIKES Panakukang Makassar.

Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Bantaeng, dr. Sultan dan dihadiri Kasat Samapta Polres Bantaeng, Akp Agfar AS, Kepala Sub Bagian Pembinaan, Andi Arwin Suaib, Danramil 1410-02/Eremerasa, Kapten Inf Jufri serta beberapa Kepala OPD terkait.
Dalam pelaksanaan simulasi ini, BPBD dan Tagana menyiapkan beberapa tenda pertolongan pertama sebagai pusat penanganan korban.
Dinas Perhubungan melakukan rekayasa lalu lintas dengan dukungan pihak kepolisian.
Sementara itu, TNI, Polri dan Satpol PP melakukan pengamanan serta blokade area untuk mengantisipasi masyarakat agar tidak mendekati lokasi simulasi.
Proses evakuasi korban dilakukan oleh Basarnas bersama tim evakuasi dari BPBD, TNI, Polri dan Tagana dengan mengerahkan personel serta perahu untuk mengevakuasi penumpang dan awak kapal motor yang disimulasikan mengalami kebakaran.
Dalam simulasi tersebut digambarkan adanya 41 orang penumpang kapal dengan rincian korban luka ringan sebanyak 8 orang, luka sedang 13 orang, luka berat 15 orang, serta 5 orang dinyatakan meninggal dunia.
Simulasi penanganan bencana ini merupakan simulasi ke-9 yang telah dilaksanakan dan telah berjalan selama 11 tahun secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan bencana di wilayahnya.
*(Humas Kominfo Pemkab Bantaeng).




Tinggalkan Balasan