Nasional.id – Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantaeng, dirusak puluhan karyawannya. Selasa pagi, 27 Januari 2026.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Nasional.id dari beberapa karyawan di kantor tersebut, mereka mengatakan bahwa semua karyawan disini tidak terima dimaki dan disebut “Anji**”  oleh istri Direktur PDAM Bantaeng.

“Tadi pagi itu, istri direktur datang kesini, marah-marah tidak jelas dan sebut kami semua karyawan disini dengan sebutan anji**,” kata ibu RS, salah satu staf di PDAM Bantaeng.

Dia juga mengatakan bahwa kejadian hari ini adalah buntut dari percakapan grup whatsapp semalam.

“Semalam itu di grup whatsapp Darma Wanita PDAM, kita bahas soal hasil pertemuan kemarin yang dipimpin langsung Direktur PDAM pak Suwardi, membahas tentang pemotongan gaji dan pengembalian kerugian perusahaan ke PDAM berdasarkan LHP BPK 2025. Beberapa teman kita disini tidak sepakat, akan tetapi pak direktur memaksakan harus seperti itu,” ungkapnya.

“Usai dimaki dengan kata binatang itu, emosi karyawan disini memuncak dan melampiaskannya dengan memecahkan kaca jendela dan kaca pintu kantor,” kata dia.

Sementara itu, didepan kantor tersebut, salah satu karyawan kontrak di PDAM Bantaeng, DC dan SC kepada media ini mengatakan bahwa emosi teman-teman juga memuncak akibat dari salah satu karyawan yang baru masuk kerja di PDAM Bantaeng diawal Januari 2026 dan kemarin sudah langsung dikontrak.

“Pak direktur pernah bilang ke kami, kalau ada perekrutan karyawan baru, harus magang dulu selama beberapa bulan atau magang minimal selama 2 tahun baru bisa dikontrak. Itupun tergantung dari kinerjanya. Ini belum genap sebulan, sudah langsung berstatus karyawan kontrak,” kata SC yang dibenarkan oleh DC.