Nasional.id – Wakil Ketua 1 DPRD Bantaeng, Hj. Kasmawati didampingi Ketua Komisi A, Marzuki Hasan, S.P dan Ketua Komisi C, Muhammad Asri Bakri, S.E, memimpin Rapat Gabungan Komisi dan membahas tentang sejauh mana perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bantaeng.
Rapat yang dihadiri langsung Wakil Ketua dan Sekertaris Satgas Program MBG Kabupaten Bantaeng, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Bantaeng serta SPPG seKabupaten Bantaeng itu, digelar di ruang Rapat Paripurna DPRD Bantaeng. Kamis siang, (22 Januari 2026).

Marzuki Hasan saat membuka rapat, mengatakan bahwa rapat ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk memperkuat transformasi pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor terkait dengan program MBG.
“Kita berharap ada solusi inovatif di akhir rapat ini terhadap tantangan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup yang dihadapi masyarakat Bantaeng terkait dengan program MBG,” kata Ketua Komisi A, Marzuki Hasan.
Sedangkan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bantaeng, Herlina Aris dalam rapat itu, memberikan input (saran) kepada Dinas Ketahanan Pangan di program MBG.

“Peran Dinas Ketahanan di program MBG ini sangat besar, salah satunya adalah untuk menstabilkan harga pasaran kebutuhan pokok di Dapur MBG,” kata Cece, sapaan akrab Herlina Aris.
Ketua Fraksi Demokrat itu berharap agar Dinas Ketahanan Pangan juga bisa terlibat langsung di program ini dengan menyediakan beberapa kebutuhan pokok yang dibutuhkan Dapur MBG.
“Jika itu dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, maka itu bisa menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah kita,” kata Cece.
Perwakilan SPPG yang hadir pada rapat tersebut, menyampaikan bahwa hingga hari ini, sudah ada 17 dapur MBG yang sudah berjalan (sudah hampir setahun beroperasi).
“In shaa Allah dalam waktu dekat, 4 dapur MBG yang sudah siap, juga akan mulai beroperasi,” kata dia.

Dalam rapat itu juga, Ketua DPC Gerindra Bantaeng sekaligus Wakil Ketua Komisi C, M. Amhi, memberikan support dan spirit kepada semua SPPG program MBG seKabupaten Bantaeng.
“Saya berharap kepada teman-teman SPPG untuk terus semangat dalam bekerja demi mensukseskan program nasional ini. Selamat bekerja dan selalu menjaga integritas,” kata Amhi.

Ketua DPC Gerindra Bantaeng itu juga berpesan kepada Stakeholder terkait dengan program MBG untuk senantiasa berkolaborasi bersama SPPG demi lancarnya program Bapak Presiden Prabowo Subianto.

Mengakhiri rapat, Ketua Komisi C, Muhammad Asri Bakri menyampaikan beberapa poin kesimpulan sebagai berikut:
1. Penerima manfaat dari program MBG hingga hari ini, menujukkan grafik yang sangat bagus. Jumlah penerima manfaat program MBG di Bantaeng ini terus bertambah seiring dengan bertambahnya dapur MBG yang sudah mulai beroperasi.
2. Berharap kepada Satgas Program MBG untuk selanjutnya agar lebih kooperatif dan lebih komunikatif dengan SPPG. Koordinasi dengan SPPG harus lebih ditingkatkan lagi.
3. Terkait masalah retribusi sampah masing-masing dapur MBG, secepatnya kami dari Komisi C akan melakukan rapat kerja dan mengundang perwakilan dari SPPG, Dinas Lingkungan Hidup dan BPKD.
4. SPPG sebagai perpanjangan tangan dari BGN untuk program Bapak Presiden Prabowo, kami beri apresiasi yang hingga saat ini, alhamdulillah sudah bekerja maksimal mensukseskan program MBG.

Notulen Sekertariat DPRD Bantaeng:
– Yang sudah beroperasi di Kabupaten Bantaeng ada 17 SPPG dan akan menyusul 4 SPPG dalam waktu dekat.
– Usulan SPPG untuk 3T, penerima manfaat dibawah 500 orang.
– Di Kabupaten Bantaeng hingga saat ini, ada 47.409 penerima manfaat. 4.881 diantaranya adalah penerima manfaat untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita.
– Pembaharuan SK Tim Satgas.





Tinggalkan Balasan