Nasional.id – Jenazah pria dewasa yang ditemukan mengapung di perairan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan adalah pelatih tim sepak bola wanita Valencia CF yakni Fernando Martin Carreras.

Hal itu disampaikan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) setelah dilakukan proses identifikasi oleh tim dokter Polri bersama RSUD Komodo Labuan Bajo pada Minggu (4/1/2026).

Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, mengatakan bahwa jenazah tersebut merupakan salah satu korban tenggelamnya kapal Pinisi KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar pada 26 Desember 2025 lalu.

“Hasil identifikasi memastikan jenazah yang ditemukan adalah atas nama Martin Carreras Fernando, laki-laki berusia 44 tahun,” ujar Fathur di Posko Operasi SAR Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Dikatakan, bahwa jenazah pria berusia 44 tahun tersebut ditemukan pada hari ke-10 atau hari terakhir operasi pencarian.

Saat ditemukan, korban mengapung di permukaan laut tanpa mengenakan baju dan hanya menggunakan celana berwarna merah yang dikenali pihak keluarga sebagai miliknya.

Penemuan jenazah pelatih Valencia CF tersebut prtama kali dilaporkan oleh kapal KPC 2007 Dit Polairud Polda NTT. Kondisi laut saat itu relatif tenang, dan jenazah ditemukan dalam posisi telungkup.

Dengan ditemukannya korban, Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap dua korban lainnya, yakni dua anak laki-laki Fernando yang masing-masing berusia 9 dan 10 tahun yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Diketahui, Fernando berlibur bersama keluarganya saat kapal pinisi Putri Sakinah mengalami kecelakaan laut.

Seorang anak perempuannya berusia 12 tahun sebelumnya ditemukan meninggal dunia pada 29 Desember 2025. Sementara sang istri dan anak bungsunya berusia 7 tahun berhsil selamat. ***