Nasional.id – Pria asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Ahmad Gunawan (41), tewas ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.
Korban mengalami luka tembak serius di bagian leher kiri yang menembus hingga rahang kanan.
Peristiwa penembakan terjadi di kios milik korban yang berada di Kampung Mopigi, Distrik Ilu, pada Kamis (12/2/2026).
Saat kejadian, korban sedang berada di dalam kiosnya sebelum didatangi dua orang tak dikenal.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung melepaskan tembakan menggunakan senjata api laras pendek jenis revolver.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut korban sempat dilarikan ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, kondisi korban terus memburuk akibat pendarahan hebat dan pembengkakan di area luka tembak.
“Korban sempat dirawat di RS Mulia, tetapi belum dapat menjalani operasi karena kondisi medis belum stabil. Akibat luka tembak yang cukup parah, korban akhirnya meninggal dunia,” ujar Yusuf kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).
Jenazah Ahmad Gunawan telah diterbangkan ke kampung halamannya di Maros untuk dimakamkan. Keluarga korban disebut telah menerima kabar duka tersebut dan menunggu kedatangan jenazah.
Aparat gabungan dari Satgas Ops Damai Cartenz saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Yusuf mengklaim identitas terduga pelaku telah dikantongi dan tengah didalami lebih lanjut, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan jaringan kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya saudara Ahmad Gunawan. Tim masih melakukan pendalaman terhadap identitas dan jaringan pelaku,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kelompok yang terlibat dalam penembakan ini berbeda dengan kelompok bersenjata yang selama ini beroperasi di wilayah Korowai maupun Yahukimo.
“Kami tegaskan, ini kelompok yang berbeda dan penanganannya dilakukan secara terpisah sesuai karakteristik wilayah operasinya,” tambahnya.
Hingga kini, situasi di Distrik Ilu dilaporkan dalam pengamanan aparat, sementara proses penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku terus berlangsung.**



Tinggalkan Balasan