Nasional.id – Ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Akbar Hasan, mengecam keras dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Maros terhadap seorang warga hingga mengalami luka parah.
Korban yang diketahui berinisial A diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum polisi di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB), Kabupaten Maros, saat malam pergantian tahun 2025–2026.
“Polisi itu dididik untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, bukan justru menganiaya. Namun yang terjadi di Maros malah sebaliknya. Oknum polisi diduga menganiaya warga. Ini jelas tidak bisa kami terima,” tegas Akbar Hasan kepada Nasional.id, Minggu (4/1/2026).
Pria yang akrab disapa Polo itu menilai tindakan oknum polisi tersebut telah mencoreng institusi Kepolisian dan mencederai rasa keadilan masyarakat.
Oleh karena itu, PJI Sulsel mendesak Kapolres Maros untuk segera bertindak tegas dan transparan dalam menangani kasus tersebut.
“Saya selaku Ketua PJI Sulsel mengutuk keras tindakan ini. Kami meminta Kapolres Maros serius menangani kasus ini, lakukan penahanan, tetapkan tersangka, dan berikan sanksi tegas hingga pemecatan agar menjadi efek jera dan pembelajaran bagi anggota Polri lainnya,” pungkasnya. ***


Tinggalkan Balasan