• Minggu, 27 November 2022

Satu-satunya dari Sulawesi, Besok Bupati Bulukumba Rapat Inflasi di Istana Negara

- Minggu, 11 September 2022 | 14:28 WIB
Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf  (Foto: Humas/Kominfo)
Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf (Foto: Humas/Kominfo)

NASIONAL.ID - Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam hal ini Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf diundang ke Istana Negara untuk menghadiri pertemuan terkait pengendalian inflasi di daerah, sebagaimana surat dari Sekretaris Kabinet Republik Indonesia nomor : Und. 122/Seskab/DKK/09/2022 tanggal 10 September 2022.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, sebanyak 18 kepala daerah yang diundang secara luring atau pertemuan langsung di Istana Negara yang akan dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo, pada Senin 12 September pukul 13.30 WIB. Selebihnya kepala daerah lain dari seluruh Indonesia mengikuti melalui Zoom (daring).

Dari 18 Kepala Daerah itu, terdapat 6 Gubernur, 6 Walikota, dan 6 Bupati yang salah satunya adalah Bupati Bulukumba, atau satu-satunya bupati dari pulau Sulawesi.

Baca Juga: Launching Buku, Testimoni Presiden Jokowi Apresiasi Peran Bamsoet Warnai Perpolitikan Nasional

Peserta pertemuan lainnya yang diundang secara luring adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet, Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet Sekretariat Kabinet, Koordinator Staf Khusus Presiden (Ari Dwipayana).

Karena undangan sifatnya penting dan tidak bisa diwakili, Andi Utta sapaan akrabnya menyatakan kesediaannya hadir mengikuti pertemuan tersebut.

Kehadiran Bupati berlatar pengusaha ini di Istana Negara adalah yang pertama kalinya sejak ia menjabat Bupati Bulukumba.

Baca Juga: PT Pos Indonesia Takalar Salurkan BLT BBM ke 134 KK Warga Panyangkalang

Beberapa agenda Andi Utta pun harus tertunda untuk sementara waktu. Misalnya rencana penyerahan SK PPPK untuk tenaga kesehatan yang diagendakan pada Apel Gabungan OPD Senin besok terpaksa harus dijadwalkan ulang.

Diketahui kenaikan harga BBM pada 3 September yang lalu sudah diprediksi akan berdampak pada kondisi perekonomian secara nasional, termasuk dalam hal inflasi.

Halaman:

Editor: Andi Awal Tjoheng

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X