Wanita Berkebutuhan Khusus di Bulukumba Dihamili Hingga Melahirkan, Sudah 3 Bulan Pelaku Belum Ditangkap

- Jumat, 30 Desember 2022 | 15:36 WIB
wanita berkebutuhan khusus di BUlukumba sulsel dihamili hingga melahirkan sayangnya sudah 3 bulan usai melahirkan pelaku belum ditangkap (ilustrasi korban pencabulan, foto: dok google)
wanita berkebutuhan khusus di BUlukumba sulsel dihamili hingga melahirkan sayangnya sudah 3 bulan usai melahirkan pelaku belum ditangkap (ilustrasi korban pencabulan, foto: dok google)

Nasional.id - Seorang wanita berkebutuhan khusus di Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), delapan bulan lalu tepatnya pada 3 Mei 2022 melapor ke PPA Polres Bulukumba karena mengaku telah diperkosa, namun hingga hari ini Jumat (30/12/2022) pelakunya belum juga ditangkap.

Keluarga korban atas nama Sudirman kepada Nasional.id mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan unjuk rasa di Mapolres Bulukumba karena pihak keluarga korban menilai PPA tidak becus menangani kasus ini.

Mereka akan minta agar kasus tersebut ditindak lanjuti lantaran korban sudah melahirkan namun yang dituding sebagai pelaku belum ditangkap dan ditahan.

"Tuntutan kami agar kasus ini secepatnya ditindaklanjuti dan yang dituding sebagai pelaku agar ditahan karena korban tahu persis siapa yang menghamilinya namun polisi tidak menahan pelaku yang ditunjuk. Alasan polisi katanya pelaku tidak mau mengaku dan katanya tidak cukup bukti," ujar Sudirman sesaat lalu.

Baca Juga: Kagumi Festival Pinisi, Danny Pomanto: Luar Biasa, Bulukumba Tempat Indah

Terungkapnya kasus ini, lanjut Sudirman, saat itu korban yang diketahui berinisial HS (36), dilarikan ke Puskesmas karena muntah muntah, tapi dari hasil pemeriksaan, ternyata korban tidak sakit tapi ngidam atau hamil dua bulan sehingga muntah muntah.

"Saat ditanya 'siapa yang menghamili?', korban tidak mau menjawab sehingga dipanggil ke kantor desa. Nah di kantor desa korban baru mau ngomong bahwa yang menghamilinya adalah pria bernama AM. Saat dihadirkan AM di hadapan korban, dia (korban HS) menunjuk bahwa benar pria tersebut yang menghamilinya, tapi AM tidak mau mengaku begitu pun waktu dimediasi di Polsek Herlang AM tidak mau mengaku sehingga dilapor ke PPA Polres Bulukumba," imbuh Sudirman mengurai kronologi kejadian.

"Saat di PPA, polisi juga tidak menahan AM. Polisi berkilah bahwa AM tidak bisa ditahan karena tidak mecukupi bukti dan juga AM tidak mau mengakui perbuatannya sehingga jalan satu satunya waktu itu adalah polisi mau melakukan tes DNA kepada bayi korban, namun sampai saat ini belum juga dilakukan padahal usia bayi sudah hampir 3 bulan," pungkas Sudirman.

Baca Juga: Kronologi Bayi Laki laki Ditemukan Dekat Jembatan di Bulukumba Sulsel

Kanit PPA Polres Bulukumba yang dikonfirmasi via telpon mengakui hal itu bahwa pihaknya tidak menahan terlapor AM lantaran tidak mencukupi bukti.

Halaman:

Editor: Heri Siswanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Capaian Kinerja Polres Sidrap Selama Tahun 2022  

Sabtu, 31 Desember 2022 | 19:29 WIB
X