• Senin, 5 Desember 2022

Kronologi Perempuan Bercadar Todong Paspampres Pakai Senjata Api Dijelaskan Komandan Paspampres  

- Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:31 WIB
Paspampres ditodong senjata api oleh perempuan bercadar (foto: istimewa)
Paspampres ditodong senjata api oleh perempuan bercadar (foto: istimewa)

Nasional.id - Kronologi perempuan bercadar menodong Paspampres menggunakan sejata api dijelaskan oleh Komandan Paspampres Marsekal Muda TNI Wahju Hidayat Soedjatmiko, Selasa (25/10), sesaat lalu.

Dia mengatakan, perempuan bercadar tersebut mendekati Istana Kepresidenan dengan membawa senjata api jenis FN sekitar pukul 07.00 WIB.

"Kemungkinan perempuan tersebut berencana menerobos masuk ke Istana Kepresidenan, namun anggota Paspampres melihat seorang perempuan dengan tingkah laku mencurigakan," kata dia.

"Perempuan tersebut berdiri di dekat pos utama Paspampres di depan Istana Merdeka yang berada dekat lampu lalu lintas," kata dia, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin dilansir dari ANTARA.

Adapun kronogi singkat kejadian tersebut adalah sebagai berikut:

Pada pukul 07.10 WIB terpantau seorang perempuan berumur sekitar 30 tahun menggunakan pakaian gamis bercadar berusaha menuju ke pembatas jalan raya Istana Merdeka di Jalan Merdeka Utara.

Pada saat yang bersamaan anggota Paspampres atas nama Prajurit Dua Angga Prayoga yang sedang berjaga di dalam pos Istana Merdeka melihat gerakan yang mencurigakan dari perempuan tak dikenal.

Dari pembatas jalan, orang tidak dikenal itu, yaitu perempuan dengan mengenakan cadar tersebut terlihat menuju area pagar istana yang merupakan zona "Ring 1" Paspampres.

Pada saat OTK itu mendekat ke arah pagar, Prajurit Dua Angga Prayoga melihat OTK mengeluarkan senjata api kemudian diidentifikasi merek FN dan langsung menodongkan ke arah Prayoga sehingga personel Paspampres itu, dibantu Prajurit Satu Gede Yuda meringkus perempuan itu dan merebut senjata api yang dia bawa.

Atas kesigapan dari kedua personel Paspampres, maka perempuan itu bisa diringkus dan diserahkan kepada polisi yang berada di Pos Gatur untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Heri Siswanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Konten Prank KDRT Baim Paula, Cameraman Ikut Diperiksa

Selasa, 11 Oktober 2022 | 07:59 WIB
X