• Senin, 26 September 2022

Bios 44 DC Inovasi Pangdam Siliwangi Menyasar Puluhan Hektar Lahan PTPN VIII

- Sabtu, 17 September 2022 | 07:51 WIB
Bios 44 DC inovasi Pangdam III/Slw, diaplikasikan pada lahan perkebunan seperti kebun kopi, teh dan kentang di puluhan hektar areal lahan PTPN VIII (Foto: Istimewa )
Bios 44 DC inovasi Pangdam III/Slw, diaplikasikan pada lahan perkebunan seperti kebun kopi, teh dan kentang di puluhan hektar areal lahan PTPN VIII (Foto: Istimewa )

NASIONAL.ID - Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo S.I.P., terus melakukan berbagai upaya dan cara diantaranya pemanfaatan teknologi mikroba Bios 44 DC di beberapa wilayah jajarannya.

Kali ini Bios 44 DC inovasi Pangdam III/Slw, diaplikasikan pada lahan perkebunan seperti kebun kopi, teh dan kentang di puluhan hektar areal lahan PTPN VIII. Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen kepada awak media di Kantor Pendam III/Siliwangi Jl. Aceh No. 69, Kota Bandung, Jawa Barat, Jum’at, 16 September 2022.

Lanjutnya mengatakan, kebun kopi PTPN VIII Apdeling Cikembang, Desa Tarumajaya Kec. Kertasari, Kab. Bandung juga kebun teh Malabar PTPN VIII Desa Banjarsari dan kebun kentang Desa Margamukti PTPN VIII yang menggunakan pupuk Bios 44 DC berlokasi di Pangalengan Kab. Bandung menjadi tempat peninjauan Pangdam III/Slw.

Baca Juga: Pangdam XVIII/Kasuari: Sampai Ke Lubang Tikuspun, Prajurit TNI-Polri Ada untuk Bangsa dan Negara

“Saat di lokasi peninjauan kebun teh Malabar, Pangdam bersama Kepala PTPN VIII memberikan contoh penyemprotan dengan menggunakan cairan Bios 44 DC,” ujarnya.

Kepada awak media Pangdam III Siliwangi mengatakan, “Ini merupakan suatu upaya mencari alternatif dalam rangka memperbaiki struktur - struktur tanah yang sudah banyak rusak akibat pupuk kimia, proses pemulihan ini yang sedang kita garap sehingga adanya percepatan dalam produksi, karena ada masa tanam yang harus disinkronkan dengan struktur tanahnya,” jelas Pangdam.

“Kita berkeliling Jawa Barat ini kembali lagi pada pengelolaan lahan, pengelolaan potensi juga sumber daya manusianya, peran dengan adanya pendampingan kepada masyarakat sangat diperlukan, karena banyak masyarakat di sini lebih mencari yang cepat menghasilkan,"ungkapnya. 

Baca Juga: Ajak Warga Shalat Idul Adha Bersama, Pangdam Hasanuddin: Kami Siapkan Transportasi di Beberapa Titik Jemput

Perkebunan maupun pertanian itu ada waktunya, sementara tuntutan kehidupan masyarakat cepat dan jaminan hidupnya rutin, oleh karena itu Kodam III/Slw dengan teknologinya sebagai alternatif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, tambah Kunto Arief Wibowo.

Di tempat yang sama Dian Hadiana selaku SEVP Manajemen aset PTPN VIII Malabar mengatakan, sebagian besar kebunnya akan dicoba menggunakan Bios, selama ini banyak menggunakan pupuk kimia yang menurutnya jika terus digunakan akan merusak struktur tanah, diharapkan dengan penggunaan pupuk Bios 44 DC akan memperbaiki struktur tanah juga produktifitas akan semakin meningkat.

Halaman:

Editor: Andi Awal Tjoheng

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pulang Teler Usai Pesta Miras, Muji Tewas Tabrak Jembatan

Selasa, 20 September 2022 | 08:36 WIB

Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 136

Senin, 19 September 2022 | 12:07 WIB
X