• Minggu, 27 November 2022

Kerugian Korban Penipuan Robot Trading Crypto Mark AI Capai Rp 25 Miliar, Begini Modus Penipuannya

- Rabu, 28 September 2022 | 16:00 WIB
Penipuan aplikasi robot trading Crypto Mark AI. (Ilustrasi/Pixabay)
Penipuan aplikasi robot trading Crypto Mark AI. (Ilustrasi/Pixabay)

Nasional.id - PT Teknologi Investasi Indonesia diduga melakukan tindak pidana pencucian uang di aplikasi robot trading Crypto Mark AI.

Kasus tindak pidana pencucian uang ini sudah ditangani oleh penyidik Bareskrim Polri.

Penyidikan yang dilakukan Bareskrim Polri ini dilakukan atas dasar laporan nomor LP/B/0680/XI/2021/Bareskrim Polri ter tanggal 9 November 2021.

Baca Juga: Segini Nominal Uang Suap Hakim Agung Sudrajat Dimyati yang Disembunyikan dalam Kotak Ajaib

Baca Juga: Cara Hakim Agung Sudrajat Dimyati Sembunyikan Uang Suap Dibongkar KPK, Firli Bahuri: Wah Ini Luar Biasa

Adapun kerugian yang dialami para korban tindak pidana pencucian uang melalui aplikasi robot trading Crypto Mark AI mencapai miliaran rupiah.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menemukan fakta bagaimana alur investasi yang dilakukan oleh para korban.

“Berdasarkan hasil penyidikan sementara, didapati fakta bahwa korban berinvestasi dengan nominal sekitar Rp 500 ribu sampai dengan 9 miliar. Dan dijanjikan akan mendapatkan keuntungan 1,3 persen sampai dengan 1,5 persen perhari,” kata Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dikutip Nasional.id dari PMJ News, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga: Kejam, Bocah 15 Tahun Diikat di Pohon lalu Dibakar Hidup hidup Gegara Dituduh Curi HP

Halaman:

Editor: Sriwidiah Rosalina Bst

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nikita Mirzani Dijebloskan Ke Rumah Tahanan

Selasa, 25 Oktober 2022 | 19:53 WIB

Rizky Billar Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kamis, 13 Oktober 2022 | 06:15 WIB
X