Pelaksanaan Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) Nasional ke-VIII di Kota Makassar Sulawesi Selatan, mencatat sejarah baru dengan antusiasme peserta yang melampaui ekspektasi panitia.

Berdasarkan informasi dari Mas’ud Uqbah Al Ansyari, S.Pd., M.Pd (salah satu Dewan Juri di acara tersebut), mengatakan bahwa hingga menjelang pembukaan OlympicAD pada Kamis (12 Februari 2026), jumlah peserta dan pendamping peserta diperkirakan telah mencapai sekitar 10.000 orang.

“Pertama kali digelar diluar pulau Jawa dan pesertanya meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan OlympicAD sebelumnya”, ungkapnya.

Uqbah juga mengatakan di OlympicAD ke-VIII ini ada yang spesial yang dipersembahkan oleh kolaborasi Pizzicato Simphony Orchestra bersama Paduan Suara Mahasiswa Universitas Hasanuddin untuk menambah atmosfer pelaksanaan opening ceremony.

Paduan Suara dari Unhas

“Opening Ceremony terasa sangat spesial karena menghadirkan langsung pertunjukan Pizzicato Simphony Orchestra, yang mana biasanya untuk kegiatan besar seperti ini hanya diiringi oleh MP3 atau playback,” kata Uqbah.

“Pertunjukan orkestra itu membawakan 4 lagu. Pada sesi pertama lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya dan pada sesi kedua ada lagu Meraih Bintang dan lagu daerah Sulawesi Pa’rasanganta,” ujar Dosen di UNM itu.

Pertunjukan Orkestra di opening ceremony ini, lanjut kata Uqbah, adalah untuk memperlihatkan kepada semua peserta yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia bahwa di Kota Makassar itu kalau ada kegiatan besar, para musisi lokal selalu dilibatkan dalam kegiatan.

“Para musisi yang terlibat dalam orkestra itu dari berbagai profesi, ada Dosen, ada Praktisi, ada Akademisi, ada pihak Swasta dan bahkan ada Mahasiswa atau masih Siswa SMA yang sudah teruji kapabilitasnya dalam bermain alat musik,” kata Uqbah.

“Kemampuan teman-teman ini untuk menampilkan sebuah keahlian serta keterampilan dan terlibat suatu kelompok musik, telah terbentuk sejak lama di Kota Makassar,” ungkapnya.

Lanjut kata Uqbah bahwa opening ceremony yang digelar di Gedung Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar itu, turut serta dihadiri beberapa tokoh penting di Sulawesi Selatan.

“Pertunjukan orkestra ini menjadi pengalaman berkesan bagi kami, khususnya para musisi yang terlibat dalam kegiatan pelaksanaan opening ceremony OlympicAD ke-VIII. Semoga pelaksanaan event-event berikutnya, kami berharap bisa melibatkan musisi yang sudah teruji kualitasnya karena di Makassar ini sudah banyak musisi yang luar biasa dan memiliki pengalaman yang cukup banyak,” kata Uqqbah.

“Alhamdulillah, pelaksanaan OlympicAD ke-VIII di Kota Makassar ini menjadi salah satu event penyelenggaraan OlympicAD yang spektakuler, sehingga juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kota Makassar selama 3 hari perhelatan digelar,” ucap Uqbah.

Untuk diketahui:
OlympicAD VIII merupakan ajang kompetisi akademik dan non akademik tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah.
Kegiatan OlympicAD ini mengusung tema “Berprestasi dengan Akhlak Mulia, Berkarya untuk Indonesia Emas 2045” dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Muh. Ziahulhaq, S.Pd., M.I.Kom.
(Sekretaris Panitia OlympicAD VIII Makassar 2026).

Mas’ud Uqbah Al Ansyari, S.Pd., M.Pd:
Ada 2 putra dari Kabupaten Bantaeng yang terlibat langsung di openig ceremony pertunjukan Pizzicato Simphony Orchestra. Saya dan Ardi (adik dari Indra – personil Taubat Band Bantaeng).

Ardi

Dwi Putra, S.Pd., M.Pd (Pendiri Pizzicato Simphony Orchestra).

Personil Pizzicato Simphony Orchestra:

Uqbah (Keyboard I)
Fauzan (Key/Synt)
Amoeng (Drumer)
Adit (Bass)
Ardi (Gitar)
Ime’ (Perkusi)

Maskur Dg.Esa (Violin I)
Utta (Violin I)
Khalida (Violin I)
Viko (Violin I)
Wiwin (Violin I)
Leonny (Violin I)

Ani (Violin II)
Ina (Violin II)
Izti (Violin II)
Shifa (Violin II)
Ical (Violin II)
Nyompa(Violin II)

Echa (Cello I)
Dion (Cello I)

Om Yogi (Saxophone)
Om Iz (Trombone)
Om Muhtar (Trumpet)

Choir PSM Unhas 25 orang.